Muhammad Abdur Rasyid

Muhammad Abdur Rasyid

Rosyid, panggilan sayangnya, adalah bingkisan sekaligus amanah Sang Maha Mulia untuk kami, Barkasmal. Sungguh kebahagiaan tidak terkira bagi kami bisa mengenal putra sulung dari dua bersaudara ini. Sungguh syukur luar biasa kami bisa menjadi bagian dari langkahnya untuk menggapai cita setinggi-tingginya dalam rangka menggali ilmu Allah dan mengamalkannya.

Saat itu Rosyid bersekolah di SDIT Al Islam (2 tahun lalu, tahun 2014). Sekolah islam swasta yang bisa dibilang cukup nekat orangtuanya menitipkan anaknya di sekolah “relatif mahal” tersebut. Tidak ada yang gratis, sepensil2nya, malah milih yang bayar” cemooh banyak orang. Tapi sang ibu tak gentar. Meskipun tak ada lagi sang suami tercinta mendampingi karena Dia sudah lebih dulu menjemputnya. Meskipun hanya menjadi buruh laundry dan pensortir barang barkasmal, pekerjaan yang saat ini dia lakoni. Islam tak boleh dinomorduakan,apalagi dengan harta. Kita mungkin menuju Allah dengan merangkak,tapi Dia akan menghampiri kita dengan berlari.

Rangking 1, 2 sudah menjadi makanan Rosyid tiap semester. Soal hafalan, Juz 30 telah selesai dia setorkan dan saat ini akan menuntaskan juz 29. Murid teladan dengan banyak prestasi,  telah menjadi pencapaiannya sejak TK. Di tahun 2011, ia pernah menjuarai tingkat 2 lomba menulis surat untuk ibu. Yang terbaru, dia menjuarai lomba cerdas cermat yang diadakan dalam rangka memeriahkan peringatan maulid nabi SAW di masjid Nurul Ashri.

Cita-cita jangka panjangnya adalah menjadi seorang dokter, dokter THT. Simple. Karena dia mengidap asma yang sewaktu-waktu bisa kambuh.

Saat ini Rosyid duduk di kelas 2 MTs Miftahunnajah. Semoga Allah selalu meridhoi Barkasmal menjadi partner perjalanan Rosyid dan keluarga menggapai asa dan citanya. Aamiin